Mendengar kata kanker saja mungkin banyak orang yang merinding, karena fakta bahwa kanker merupakan penyakit yang menakutkan, penyakit yang bagi penderitanya merupakan mimpi buruk seumur hidup. Kanker selain menyerang tubuh secara tidak langsung juga mungkin mempengaruhi mental penderitanya, terutama bagi penderita kanker yang sudah stadium lanjut, dengan berbagai pengobatan baik obat, kemo dan terapi yang membuat adanya perubahan fisik secara perlahan-lahan dan rasa capek yang membuat mental menjadi terguncang, beberapa kasus penderita kanker yang sudah stadium lanjut hanya bisa berbaring saja, tanpa bisa melakukan aktivitas seperti normalnya, sehingga rasa cemas, khawatir atas keadaan diri, beberapa penderita mungkin pesimis atas keadaanya beberapa lagi masih memiliki semangat juang. Tapi yang menjadi pertanyaan banyak orang yaitu apakah kanker bisa sembuh?
Dari beberapa sumber yang terpercaya menyatakan secara medis kanker tidak bisa sembuh total, tetapi penderitanya saat sel kanker sudah tidak mengandung sel kanker lagi setelah pengobatan itu disebut dengan remisi, selama tahap remisi inipun individu tersebut harus tetap kontrol dan menjaga kesehatan tubuh. Bagi para penderita kanker yang sudah diketahui sejak awal kesembuhan bisa terjadi lebih awal, karena kanker yang diderita sudah diketahui dan masih pada stadium awal untuk penanganannya bisa sejak awal, untuk menghindari memperparah keadaan. Tetapi perlu diketahui teman-teman bagi penderita yang sudah stadium lanjut (stadium IV) maka adanya survival rate yang rendah. Survival rate merupakan prediksi terhadap penderita kanker stadium lanjut yang masih bertahan hidup dalam waktu tertentu biasanya waktu yang diambil 5 tahun. Oleh karena itu bagi penderita kanker stadium IV dan keluarga penderita sangat penting mengetahui survival rate agar bisa mengetahui apa yang harus dilakukan dan tentunya memberikan dukungan dan semangat bagi penderita.
https://myoona.id/blog/apakah-penderita-kanker-bisa-sembuh-sepenuhnya/
(Diakses pada 16 Juli 2024)
https://fk.ui.ac.id/infosehat/kanker-tak-bisa-sembuh-tapi-penderita-bisa-raih-remisi/
(Diakses pada 16 Juli 2024)